Wednesday, October 07, 2009

Sepi

Kantor sepi
Ditinggal pergi
Sendiri
Diposting oleh chimoet di 8:30 AM | 0 komentar   Link ke posting ini
Monday, June 01, 2009

Yang Lucu-lucu di Lembagaku [2]

Tautan : [1]

Sekitar dua tahun lalu sebuah mobil beserta seperangkat laboratorium dan alat multimedia lengkap datang ke lembagaku. Dalam hati sejenak berdecak kagum akan kahadirannya. "Waah...hebat bener mobil ini."
Dari judul yang tertera saja sangat mentereng. Yaitu MOBIL PINTAR (Laboratory). Keren khan? Ya jelas keren lah. Lha wong dia datang emang tujuan semula membuat pintar kok. Mungkin saja kedatangannya akan berkeliling di setiap sekolah dan mana saja yang terjangkau untuk dihadiri olehnya.
Masyarakat dan siswa atau siapapun pasti juga senang akan kehadirannya. Yang jelas mobil pintar akan menghampiri masyarakat untuk belajar tentang apa saja dan tentu sangat dimanjakan.
Tapi apa yang terjadi selama 2 tahun ini? Ternyata kelucuan itu terjadi lagi di sini. Di lembagaku yang sangat aku cintai ini. Dua tahun ini mobil pintar itu ternyata belon mampu memintarkan (baca : membuat pintar) masyarakat. Lhoh kok? Lha iya lah...lha wong dia nya kagak beranjak dari tempatnya kok. Alias kagak jadi muter-muter keliling kemana pun memerankan sebagai mobil pintar itu.
Lantas tiba-tiba saja saya menganalogikan mobil pintar itu seperti air. Anda tau air kan? Bagaimana filosofinya? Perannya? Dan kemanfaatannya? Air adalah sumber kehidupan. Dia mengalir untuk memberi kehidupan siapa saja yang dilewatinya. Dia memberi harapan hidup kepada siapa saja yang memanfaatkannya.
Tapi sebaliknya. Jika air itu hanya diam saja alias tidak mengalir alias menggenang di suatu tempat tentu akan menjadi sarang nyamuk. Menjadi sumber penyakit dan tentu saja menimbulkan bau busuk bahkan juga kadang bisa menimbulkan racun.

Kembali ke laptop...eh ke mobil

Demikian juga mobil pintar itu di lembagaku. Keadannya seakan tak berguna. Kegunaannya seakan lenyap tak berdaya. Dan fungsinya tak lagi bisa dimanfaatkan setiap orang yang mengharapkan.
Mobil pintar itu saat ini ya hanya sebatas pajangan aja atau mungkin saja hanya untuk "gaya-gaya"-an bahwa "Ini lhoh lembagaku punya mobil pintar." Tapi realisasinya mana? Mana kemanfaatannya untuk masyarakat?
Kini mobil pintar itu tidak lagi pintar. Mungkin bisa jadi mobil pintar itu sekarang menjadi "mobil bodoh" yang tidak bisa berperan karena emang fungsinya tak dimaksimalkan atau emang sengaja tidak ada yang mau memaksimalkan.
Hhhmmm...itulah yang kadang bikin saya geli melihat kelucuan di lembagaku ini. Banyak fasilitas yang cukup, tetapi kenapa kecukupannya itu tidak di"ledakkan" untuk memberikan kemanfaatan kepada masyarakat? Padahal bisa saja masyarakat mengharapkan layanan itu.
Dengan masih agak geli tentang kelucuan ini, saya hanya bisa tersenyum sekali lagi kepada lembagaku tercinta. Dan mudah-mudahan Anda semua bisa mengambil hikmah tentang kelucuan di sini. Semoga tidak terjadi di lembaga Anda.
Diposting oleh chimoet di 2:04 PM | 1 komentar   Link ke posting ini
Wednesday, March 25, 2009

Yang Lucu-lucu di Lembagaku

Apakah sudah ditakdirkan ya manusia itu menjadi makhluk yang lucu? Tertawa dulu aahhh...hahaha. Lucu yang saya maksud di sini adalah kelucuan tentang sikap dan perilaku manusia yang sangat ga pantas jika dipikir menurut logika manusia.
Ceritanya begini...
Saat ini perpustakaan saya terbagi menjadi 2 bagian yaitu ruang perpustakaan dan rencananya ruang audio visual atau ruang multimedia (sedang dalam pemantapan nama). Tentu saja sebelum permanen digunakan dan difungsikan kedua ruang tersebut sama-sama belum berpenghuni alias masih kosong blooong.
Tetapi sekarang perpustakaan telah dihuni setidaknya 2 manusia biasa yang sedang belajar menjadi tidak lucu. Sedang ruang audio visual tentu masih saja kosong mlompong tanpa penghuni sama sekali. Di dalamnya hanya berisi furniture dan lampu doang.
Yang bikin lucu adalah bahwa ruang yang bener-bener kosong tanpa berpenghuni itu saat ini terkesan eksklusif dengan 6 buah AC yang lumayan mewah. Apakah pada tidak sadar ya? Ngasih AC di ruang yang tidak berpenghuni apa manfaatnya? Apakah akan mendinginkan "makhluk lain" selain manusia? Apakah hanya memamerkan kemegahan ruang dengan aksesoris ACnya atau alasan apa?
Sedang perpustakaan yang nyata-nyata di dalamnya ada kehidupan malah tidak tersentuh sama sekali keberadaannya. Atau...hehehe...jangan-jangan manusia di perpus dianggap bukan manusia kali ya sehingga ga perlu pake AC-ACan segala. Walah....kalo sudah begini berarti derajat manusia sudah lebih rendah dung dengan "makhluk lain" itu. huhuhuh....(mode : menangis)
Padahal bukankah derajat manusia itu adalah yang paling tinggi di sisi Alloh dibandingkan dengan makhluk lain?
Ah udah ah kok malah ceramah sih? Ngebahas ruang aje kok malah cerita tentang derajat-derajat segala sih? Ok ok ok...Intinya ya begitu itu kelucuan di lembagaku. Saya yakin masih buuuuuuaaanyak lagi kelucuan yang telah, sedang dan akan terjadi sini.
Dan pada akhirnya tulisan ini tidak bermaksud untuk menyinggung siapa saja manusia yang termasuk kategori lucu itu. Tetapi tulisan ini lebih berfihak kepada pemikiran yang berdasarkan logika yang simple dan apa adanya saja.
Bagaimana di lembaga Anda? Apakah juga ada manusia yang lucu seperti di lembaga saya?
Diposting oleh chimoet di 9:08 AM | 1 komentar   Link ke posting ini
Friday, September 12, 2008

Belajar sabar

Ga terasa Ramadhan sudah 12 hari sudah. Hari-hari dilalui dengan begitu saja. Tanpa sadar saya kurang serius dalam beribadah. Baik sholatnya, mengajinya, pengajiannya ataupun menuntut ilmu lainnya.
Ramadhan mubarak seharusnya menjadi waktu yang tepat untuk meledakkan semangat untuk lebih bisa semangat dalam bekerja dan belajar. Bagaimana tidak? Saat Ramadhan kita sudah berlatih bangun pagi. Ramadhan juga mengajarkan kita tentang kesabaran.
Ya kesabaran untuk ngomongin orang lain, sabar untuk tidak menjamah istri/ suami, sabar untuk melihat/ mendengar/ mengerjakan sesuatu yang ga berguna. Ramadhan ini saya mempunyai target untuk tambah sabar. Bukankah orang sabar disayang Tuhan?
"Dan jadikanlah sholat dan sabar sebagai penolongmu. Karena keduanya adalah sangat berat kecuali bagi orang-orang yang khusuk."
Semoga Ramadhan tahun ini membawa keberkahan bagi kita semua. Selamat menjalankan ibadah puasa dan selamat belajar sabar.
Diposting oleh chimoet di 9:05 AM | 1 komentar   Link ke posting ini
Thursday, August 07, 2008

Perjalanan Hidup Baru

Bagi Anda yang sudah menikah pasti melalui perjalanan yang panjang untuk sebuah acara sakral yang bernama IJAB QOBUL. Alhamdulillah pada tanggal 27 Juli 2008 kemarin saya baru saja melalui langkah tersebut.
Alhamdulillah semuanya berjalan lancar dan sukses. Berikut rekaman kamera dari sebelum dan saat acara ijab qobul tersebut.

Persiapan di rumah menjelang berangkat

Rekaman kamera di atas adalah persiapan berangkat ke Ponorogo. Dengan gesit dan penuh semangat ponakan dan mbak saya menata snack untuk para pengiring. Ibu pun ga mau kalah sibuk dengan mewiru jarik untuk dipakai di acara ijab qabul besok.

Mas Kawin dan Lamaran

Pemberangkatan

Rekaman kamera ini adalah para pengiring yang mendampingi saya untuk acara ijab qobul. Ceritanya kami ber-8 berangkat dulu. Rombongan keluarga besar berangkat keesokan harinya. Ada cerita lucu di balik ini. Lihat pemuda yang pake kaos kuning kan? Dia mabuk selama perjalanan. Ya maklum aje. Emang karena jalannya yang berkelak kelok dari Solo-Ponorogo. Ketiga pemuda itu adalah temen kecil saya di kampung halaman. Ya temen mandi di kali, ya temen "maling" mangga tetangga, ya teman main kelereng dan lain-lain. hehehe...thanks a lot bro menjadi pengiring acara saya. Mudah-mudahan kalian semua cepet nyusul saya.

Kirab Pengantin

Dengan langkah pasti, calon pengantin pun tertawa simpul malu. Dengan langkah pasti pula sang calon pengantin berdo'a " Ya Alloh, barokahi langkah suciku ini, duhai Tuhanku. Ya Alloh jadikanlah saya imam yang soleh untuk istri dan keluargaku. Ya Alloh, aku pasrahkan semuanya kepada-Mu. Jadikanlah langkahku ini sebagai ibadah kepada-Mu. Amiiiin."

Prosesi Akad Nikah

Pernahkah Anda melakukan seperti rekaman kamera di atas? Pasti dag-dig-dug bukan? Acara Akad nikah dilaksanakan di Masjid di belakang rumah bapak mertua saya. Alhamdulillah semuanya berjalan lancar dan sukses. Tidak kurang sekitar 30-an tamu undangan menjadi saksi ikatan suci kami di pagi nan cerah itu. Dan semoga para malaikat juga menjadi saksi abadi di akherat kelak.

Walimatul 'Ursy di Ponorogo

Mengharu biru dengan pakaian serba biru kelihatan lebih segar dan bugar. Senyum mengembang kedua pengantin membawa suasana kehangatan bagi para tamu undangan.

Syukuran di Solo

Senyumnya itu lhoh...ga kukuuuu abiiiizz. Kalem dikit kenapa sih om/ bulek? Jangan tegang kanapa sih? Semoga barokah ya....

Sungkem kepada ibu-bapak sebagai simbol bakti dan birulwalidain kepada orang tua. Robbighfirlii waliwaalidayya warkhamhumaa kamaa robbayaanii shoghiiroo. Amiin...

Berpose untuk sebuah keindahan cinta. Semoga dengan pose dan foto-foto ini kita berdua selalu ingat masa-masa indah di setiap waktu. Semoga dengan pose dan foto-foto seperti ini akan melanggengkan kita berdua sampai akhir hayat kelak. Amiin...

Demikian rekaman perjalan hidup baru saya. Dan tidak terasa sudah 2 minggu berlalu dari acara sakral tersebut. Mohon doa restu semoga sakinah, mawaddah warohmah. Seiring dengan kebahagiaan yang saya dan istri rasakan, terucap syukur atas nikmat dan anugrah ini.
Diposting oleh chimoet di 9:04 AM | 3 komentar   Link ke posting ini
Thursday, May 15, 2008

ganti ga ganti ga (???)

puyeng!!! dah 4 bulan bahkan 5 bulan ga posting karena ke-sok-sibukan yang saya jalani. ganti ga ganti ga ganti ga ??? pinginnya sih menyegarkan diri ganti template ini dengan yang seger-seger. tapi bisa dan ada waktu ga? sampe sekarang belon bisa memastikan...moga-moga bisa terlaksana di waktu dekat ini. doakan aje. biar rumah saya ini "hidup" lagi.
Diposting oleh chimoet di 1:14 PM | 1 komentar   Link ke posting ini
Wednesday, December 26, 2007

semua telah berakhir

diklat digilib (digital library) 2007 kemarin banyak memberi inspirasi dan pelajaran yang berharga tentang beberapa hal. berikut saya mencoba menguraikannya :
1. diklat yang dilaksanakan dengan perencanaan yang matang akan menghasilkan produk yang baik pula. produk itu adalah materi diklat yang dapat dipahami dengan baik dan selanjutnya dapat diimplementasikan di institusi masing-masing pesertanya. selain juga pelaksanaan yang profesional tanpa kendala apapun. baik kesiapan sarana prasarana dan segala kebutuhan yang diinginkan pesertanya.
2. pemanfaatan teknologi dalam diklat cepat menyelesaikan pekerjaan. terlebih jika diintegrasikan dengan kompleksitas pekerjaan. misalnya untuk transfer data, mencetak jarak jauh, dll.
3. diklat yang baik juga seharusnya memperhatikan aspek kepuasan peserta dengan berbagai sikap dan sambutan yang baik. dengan suasana yang mendukung dan sarana yang lengkap serta ikatan panitia yang kekeluargaan.
masih banyak hal yang masih perlu diperhatikan dalam mewujudkan diklat yang lebih bermutu sehingga tidak terkesan asal-asalan.
digilib 2007 telah berakhir. tetapi keberakhirannya adalah awal untuk melangkah kepada usaha di lapangan yang sesungguhnya...pascadiklat adalah jawabannya. salah satu keberhasilan itu diukur dari sini. jika pascadiklat para peserta mampu mengembangkan materi yang telah diperoleh dan lebih-lebih dapat berkreasi lebih banyak maka itulah keberhasilan yang sesungguhnya.
lebih lengkap tentang jalannya diklat, dapat Anda baca di sini
Diposting oleh chimoet di 1:37 PM | 0 komentar   Link ke posting ini
Subscribe to: Posts (Atom)